GUNUNGSITOLI (Berita): Pemerintah Kota (Pemko) Gunungsitoli melaksanakan agenda Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Gunungsitoli Tahun 2026.
Dalam agenda Musrenbang tersebut, Wali Kota Gunungsitoli juga telah menetapkan empat misi dan lima program prioritas yaitu kesehatan terjamin, SDM tangguh, ekonomi cemerlang, birokrasi berintegritas dan infrastruktur yang mantap.
Adapun Tema yang telah dirumuskan adalah “Penguatan Ekonomi Masyarakat Melalui Pembangunan Infrastruktur Strategis Dalam Meningkatkan Daya Saing Daerah”.
Musrenbang dibuka secara resmi oleh Wali Kota Gunungsitoli Sowa’a Laoli, SE, MSi yang ditandai dengan pemukulan gong, bertempat di Gedung Serba Guna ST Yacobus Laverna Gunungsitoli, Kamis (20/3/2025).
Dalam arahannya, Wali Kota menyampaikan bahwa tujuan pelaksanaan Musrenbang adalah penyelarasan, klarifikasi dan kesepakatan terhadap substansi pokok dalam penyusunan dokumen antara lain isu strategis regional dan nasional, pokok-pokok pikiran DPRD, rumusan hasil reses serta usulan dari para pemangku kepentingan.
Wali Kota menegaskan bahwa penyusunan dokumen RKPD bukanlah hanya sekedar dokumen tahun belaka, tetapi merupakan suatu pedoman utama dalam penyusunan rancangan APBD Kota Gunungsitoli Tahun 2026. Maka dari itu dibutuhkan kepiawaian dan komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam merumuskan program prioritas pembangunan daerah yang pro rakyat dan mendukung pencapaian visi Gunungsitoli Hebat.
“Saya mengharapkan kepada kita semua yang hadir pada kesempatan ini untuk bersama-sama saling bersinergi dan berkolaborasi memberikan masukan dan kontribusi pemikiran dalam merumuskan program-program strategis daerah yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” harap Wali Kota.
Dalam mewujudkan visi misi tersebut, diperlukan adanya sinergitas dan kolaborasi yang baik dari berbagai pihak termasuk organisasi mitra strategis pemerintah yaitu Tim Penggerak PKK, Dekranasda, LK3, Bunda Paud, Pokjanal, Posyandu, Bunda Literasi dan Yayasan Kanker Indonesia.
“Harapan saya, kiranya dengan telah ditetapkan program prioritas tersebut maka program dan kegiatan prioritas yang dirumuskan harus mampu menjawab tantangan dan kebutuhan pembangunan saat ini dan dimasa yang akan datang,” tegasnya.
Ia uga berharap secara khusus kepada narasumber agar dapat memberikan informasi dan saran konstruktif dalam rangka peningkatan kualitas perencanaan pembangunan di tahun 2026. “Seluruh perangkat daerah juga diharapkan berkolaborasi dalam penyusunan kegiatan strategis dalam rencana kerja tahun 2026,” pesan Wali Kota sekaligus mengakhiri arahannya.
Agenda dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh tiga narasumber yaitu Ibu Dr Meilinda Suriani Harefa, MSi dengan topik Sinergitas Pembangunan Daerah Untuk Pengembangan Ekonomi Inklusif; Kepala BPS Kota Gunungsitoli dengan topik Perkembangan Indikator Makro Kota Gunungsitoli dan Kepala Bapperida Kota Gunungsitoli dengan topik Rancangan Akhir Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Gunungsitoli Tahun 2026.
Peserta Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kota Gunungsitoli Tahun 2026 antara lain Wali Kota Gunungsitoli dan Wakil Wali Kota Gunungsitoli; Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Gunungsitoli (KZ)